Yamaha DTX KickPad KP100 Review

KP100

KP100 adalah kickpad ukuran besar yang dapat digunakan untuk drum DTX sebagai bass drum, Dengan ukuran head10 Inch, kickpad ini dapat mengakomodasi double pedal dengan sangat mudah. Produk ini pertama kali di launching pada pertengahan tahun 2015 bersamaan dengan launching drum DTX582K yang konfigurasi nya menggunakan kickpad baru ini.  Banyak yang antusias terhadap peluncuran produk KP 100 ini, dimana sebelumnya kickpad besar hanya dapat dinikmati oleh pengguna DTX seri 9 yang memiliki harga sangat jauh dibanding seri dibawahnya, dengan diluncurkannya KP-100 maka pengguna DTX seri 5 dan seri 7 juga memiliki opsi untuk menggunakan kickpad ukuran besar. Dan dari informasi yang disertakan di situs yamaha, kelihatannya KP100 ini lebih unggul dibanding KP125w yang digunakan pada DTX900K namun saya tidak bisa mengkonfirmasikannya karena belum pernah mencoba unit KP-125w. Dari informasi di web yamaha, Noise yang dihasilkan dari pukulan beater pedal ke head kickpad pada KP100 lebih kecil jika dibandingkan dengan KP 125w. Dan dengan kondisi DTX920K yang diluncurkan sebagai pengganti DTX900K dengan perbedaan DTX920K menggunakan KP100 sedangkan produk sebelumnya DTX900K menggunakan KP125w menguatkan dugaan bahwa KP100 adalah produk yang lebih baik dibanding KP 125w.

Build Quality

Penampakan belakang KP100

Penampakan belakang KP100

Penampilan kickpad KP-100 bisa dibilang sangat menarik, baik pada bagian depan ataupun bagian belakangnya, Material Headnya terbuat dari karet dengan dilapis sejenis bahan mesh berwarna putih di permukaannya, materialnya headnya terbilang cukup mudah untuk menjadi kotor, dengan beberapa kali permainan saja maka sudah terlihat jejak beater yang sulit dihilangkan. Untuk bodynya terbuat dari plastik dengan kaki dari besi. Untuk konektivitas bagian belakang, sama seperti kickpad KP65 dimana terdapat dua port, satu port untuk koneksi ke module, dan satu port lagi untuk additional pad/cymbal. Dan terdapat knob putaran untuk mengatur sensitivity kickpadnya.

 

Feel
Awalnya saya beranggapan penggunaan KP100 hanya bermanfaat untuk mengakomodasi double pedal, sementara untuk pengguna single pedal tidak perlu melirik produk ini, tapi ternyata anggapan saya tersebut salah, kesan pertama saya pada saat mencoba kickpad KP 100,  feelnya jauh berbeda dan terasa jauh lebih baik dibanding KP65 yang biasanya saya gunakan. Bounce pada saat beater menyentuh head kickpad lebih berasa, dan ada terasa feel feedback vibrasi ke pedalnya sehingga terasa mendekati seperti menggunakan bass drum akustik. Hal ini kelihatannya disebabkan ukuran rubber headnya yang jauh lebih besar dibanding KP65 sehingga response permukaan karetnya tersebut pada saat di hit oleh beater pedal menjadi lebih fleksibel sehingga menghasilkan daya bounce yang lebih besar dan menghasilkan efek vibrasinya.

Perbandingan noise KP100 vs KP125W

Perbandingan noise KP100 vs KP125W

Untuk noise yang dihasilkan akibat pad dipukul oleh beater atau stick pada drum elektrik, sebenarnya tidak menjadi masalah berarti untuk kondisi di stage, karena output speaker jauh lebih besar dibandingkan noise tersebut, Namun berbeda jika kondisinya di rumahan/kamar dimana volume suara yang di outputkan biasanya disetel tidak begitu besar, maka noise nya dapat cukup mengganggu.  Noise yang dihasilkan pada saat beater pedal menghit head pada kickpad ini diklaim yamaha lebih rendah dibandingkan kickpad besar pendahulunya KP125w yang digunakan pada DTX900K,  Berhubung saya belum pernah mengulas unit KP125w jadi tidak bisa menjabarkan detailnya lebih jauh 😀 . Jika dibandingkan dengan KP65,  dengan hanya menggunakan telinga saya tanpa pengukuran yang akurat, saya merasa noise pada KP-100 lebih kecil tapi tidak begitu signifikan. Namun karakter noisenya berubah, dimana pada KP65 bunyi noisenya “tok tok tok”, pada KP100 noisenya lebih ke arah “tug tug tug” sehingga untuk permainan di ruangan kecil seperti di kamar/ di rumah, suara noise pada KP100 agak tersamarkan karena memiliki kemiripan dengan bunyi bass drum “dug dug dug” yang dioutputkan oleh modulenya ke speaker. Untuk membuat noisenya lebih kecil lagi pada KP100, bisa dilakukan modifikasi dengan membuka terlebih dahulu ring yang melingkari head kickpadnya, dan menambahkan material kain yang agak tebal di permukaannya.

Perbandingan KP100 dan KP65

Perbandingan KP100 dan KP65

Pada penggunaan untuk double pedal, kickpadnya dapat menghasilkan suara yang lebih balance antara beater kiri dan beater kanan, sangat berbeda jika dibandingkan dengan kp65 dimana kita harus benar benar mengukur jarak beater kiri dan kanan dengan akurat terhadap posisi kontaknya dengan kickpad untuk menghasilkan suara yang akurat. Selain itu penggunaan double pedal pada KP-65 membuat response bounce beaternya berkurang drasitis, karena bagian pinggir KP65 terbilang cukup keras, sedangkan pada KP100 tidak terasa perbedaan response bounce yang signifikan antara penggunaan double pedal dan single pedal karena ukuran headnya yang cukup besar

Kesimpulan
KP100 dibandrol dengan harga sekitar 3x lipat lebih mahal dibanding KP65, namun dengan perbedaan feel yang cukup signifikan, upgrade/penggantian kickpad dari KP65 ke KP100 sangat layak untuk dipertimbangkan. Permukaannya yang dilapis bahan mesh berwarna putih membuat jejak pukulan beater membekas dan sulit dihilangkan, ada baiknya anda lapisi dengan bahan kain sedikit tebal namun tidak terlalu tebal di permukaannya, selain melindungi material aslinya, akan mengurangi signifikan noisenya. Pemilihan material yang terlalu tebal membuat response sensitivitas kickpadnya menjadi berkurang.

Yamaha DTX Kickpad KP100

8

Build Quality

8.0/10

Feel/Playability

8.5/10

Price vs Value

7.5/10

Pros

  • Dapat mengakomodasi double pedal dengan mudah
  • Feel bounce dan vibrasi

Cons

  • Harga relatif cukup tinggi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *