Yamaha DTX522K Review – Recomended Drum elektrik mid level dengan budget terbatas

DTX522K

Yamaha DTX 522K adalah drum elektrik yamaha yang ditujukan untuk segmen low – mid level. DTX-522K adalah seri terbawah dari jajaran line produk  yamaha DTX seri 5xx. DTX seri 5 adalah seri drum elektrik yang memiliki paling banyak varian. Variannya diantaranya DTX522K,  DTX542K, DTX562K, DTX582K dimana semuanya menggunakan module drum DTX502 dan yang membedakannya adalah konfigurasi pad dan cymbalnya.

 

Module DTX 502

DTX502 Touch IOS Apps

DTX502 Touch IOS Apps

DTX522K menggunakan module DTX502 yang terbilang cukup baik, dimana jika dibandingkan module DTX400, perbedaannya cukup signifikan. Module DTX400 hanya support 3 zone pada snare, sedangkan sisanya single zone pad/cymbal. Sedangkan module DTX502 Selain snare, juga support 2 zone pada hihat dan  3 zone pada ride dan crash. Untuk ride dan crash juga sudah chokeable (dapat menghentikan suara cymbal yang sedang berbunyi dengan menekan bagian pinggir cymbal). Dari sisi expansi, module DTX502 juga support up to 4 pad/cymbal tambahan, sementara module DTX400 hanya support 1 pad/cymbal tambahan. Dan dari faktor jumlah suara, module DTX502 terdapat 691 jenis suara, sementara module DTX400 hanya terdapat 169 jenis suara. Terdapat fitur USB untuk konektivitas midi in/out ke komputer, jadi untuk expansi suaranya dapat menggunakan software vst drum seperti ezdrummer, BFD dan lain lain. Selain itu tersedia 1MB flash rom untuk mengimport data samples atau file midi dari komputer ke module. Untuk pengguna Iphone/Ipad, tersedia Apps DTX502 Touch yang dapat membantu memudahkan mengcustomisasi konfigurasi modul, baik membuat custom kit, mengatur volume masing masing group pad, kit finder function sebagai rekomendasi drum kit untuk tipe tipe lagu populer dll.

 

Sound Quality

Koleksi suara pada module DTX502 bisa dibilang cukup banyak, terdapat 691 jenis suara (snare 126, kick 48, tom 76, cymbal 92, hi-hat 104, percussion 127, effects 118). Dibanding dengan pendahulunya DTX500, Module DTX502 mendapatkan peningkatan kualitas samples suara dan 250 jenis suara lebih banyak dibanding pendahulunya.  Jumlah preset kit yang ada di DTX502 sebanyak 50 dan userkit sebanyak 50 yang dapat di customisasi. Sebagian besar preset kit defaultnya terdengar dry, tanpa tambahan effek suara sehingga terdengar natural. Untuk penggunaan live, preset preset kit yang ada sudah cukup optimal karena efek suara seperti reverb memang akan terbentuk sendiri dari kondisi stage yang ada. Sedangkan untuk penggunaan rumahan, untuk  preset kit yang ada bisa di edit di bagian userkit area dengan menambahkan processing effect, ada 9 jenis reverb effect yang disediakan di module DTX502.

Untuk dinamis suara samples drum yang ada, tidak tertera secara resmi dalam spesifikasinya ada berapa velocity switch yang ada dalam setiap samples suara. Jika diperhatikan dari suara yang keluar, sepertinya ada sekitar 2-3 velocity switch untuk samples suaranya. Yang dimaksud velocity switch adalah perubahan samples suara untuk rentang kekuatan pukulan tertentu. Sederhananya, samples tanpa velocity switch adalah satu samples suara dimana jika suatu pad dipukul pelan maka volume yang muncul pelan, sedangkan jika pad dipukul keras maka volume suara yang keluar keras. Baik pad dipukul pelan atau keras suara yang keluar suara yang sama, hanya volumenya saja yang berubah. Dalam kondisi realnya sebuah instrumen drum dipukul keras dan pelan, bukan hanya mempengaruhi volume suara, namun juga warna suara dan karakteristik suaranya. Sehingga untuk idealnya ada beberapa samples suara dalam satu instrumen, misal samples pukulan pelan, sedang, dan keras. Hal ini yang di sebut velocity switch samples, sehingga selain terdapat perubahan volume suara, juga terdapat perubahan tone/karakter suara yang berbeda antara pukulan pelan dan keras.

Konfigurasi Pad / Feel & Playability

dtx522k-padconfig

DTX522K Pad Configuration

DTX522K menggunakan snare pad XP80 (3 zone, 8 inch TCS PAD) yang menggunakan material silikon khusus, yang memiliki karakteristik response pukulan lebih mendekati seperti drum akustik dibanding material lainnya. Dibandingkan dengan material lain menurut saya material TCS Pad yang dikembangkan oleh yamaha terasa lebih realistis mendekati feel drum akustik, empuknya dan bouncenya pas. Untuk pad bermaterial karet, feelnya terlalu keras sehingga menyebabkan tangan cepat sakit dan bouncenya kurang pada saat di pukul. Sedangkan pad bermaterial mesh seperti yang digunakan merk lain, feelnya bouncenya agak berlebih.  Untuk DTX522K sebagai varian terendah dari seri 5, Pad TCS yang digunakan hanya pada bagian snare saja, sedangkan pad tomnya masih menggunakan pad karet tipe TP70. TP70 adalah pengembangan model pad karet single zone dari TP65, dimana material karet dan struktur pad yang digunakan secara spesifikasinya sudah lebih empuk dibanding pendahulunya TP65. Namun tetap saja, jika dibanding dengan pad material TCS feel dan bouncenya terasa jauh berbeda. Untuk yang menginginkan semua padnya full TCS pad, bisa pertimbangkan seri DTX542K keatas.

Untuk hihat DTX522K menggunakan cymbal PCY100, 10 inch 3 zone cymbal. Tapi dalam fungsinya sebagai hihat, yang aktif hanya 2 zone saja area bow,dan edge saja. Hihat controller yang digunakan adalah hihat pedal HH65, yang selain mendukung open dan closed hihat sound, juga mendukung half open hihat sound. Untuk crash cymbal yang digunakan juga PCY100, 10 inch 3 zone sedangkan untuk ride menggunakan PCY135, 13 inch 3 zone. Baik ride ataupun crash support fungsi choke (menghentikan suara cymbal dengan memegang bagian pinggir cymbal). Sebenarnya cymbal 10 Inch PCY100 untuk crash sudah mencukupi, hanya saja bentuk dudukan feltpadnya masuk kedalam menyebabkan posisinya terhadap cymbal holder kaku, dimana cymbal tidak bergoyang pada saat dipukul sehingga terasa sedikit kurang natural, berbeda dengan PCY135 yang bergoyang jika di pukul sehingga terasa lebih natural. Untuk yang menginginkan cymbalnya PCY135 semua bisa pertimbangkan seri DTX562K keatas.

Kesimpulan

RECOMENDED – Pilihan yang layak dipertimbangkan untuk drum elektrik segmen mid level dengan budget terbatas

DTX522K sudah menggunakan Module DTX502 sama seperti DTX seri 5 diatasnya yang memiliki fitur dan kualitas suara yang baik. Untuk menekan harga, sebagai varian terendahnya DTX522 masih menggunakan tom pad karet, dengan selisih harga yang cukup signifikan dibanding DTX542K yang sudah menggunakan tom pad TCS.

DTX522K

7.8

Sound Quality

8.0/10

Feel/Playability

7.0/10

Features

7.5/10

Price vs Value

8.5/10

Pros

  • Harga yang relatif rendah dibanding fitur yang didapat
  • Sound drum bagus
  • Ipad/Iphone App DTX502 Touch, untuk user friendly interface module
  • USB Midi in/out untuk import samples dan midi song, dan penggunaan software VST

Cons

  • Tom pad berbahan karet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *