Yamaha DTX700K Review

DTX700K adalah drum elektrik yamaha seri 7 yang di posisikan untuk mid – high end. Untuk DTX seri 7xx ada 3 varian, DTX700K, DTX750K dan DTX790K. Untuk region indonesia yang dipasarkan hanya dua tipe yaitu DTX700K dan DTX750K. Keduanya menggunakan module DTX700, namun memiliki perbedaan konfigurasi pad, rack dan cymbal yang cukup signifikan.

 

 

 

Module DTX700

Module DTX700

Module DTX700

DTX700K menggunakan drum module DTX700, module ini juga digunakan pada seri DTX7xx lainnya. Module DTX700 menyediakan 12 port input, 2 port single zone, 8 port 3 zone, 1 port 2 zone (hi-hat), dan satu port khusus untuk aplikasi kick bass drum menggunakan hi-hat controller pedal. Untuk konfigurasi standar pad DTX700K jumlah port yang terpakai 8 port, jadi ada 4 port extra untuk upgrade cymbal/pad.

Module DTX700K dibekali dengan 1268 suara yang dapat digunakan untuk membuat ataupun memodifikasi preset kit. Selain itu juga tersedia flash rom sebesar 64MB untuk mengimport data samples wav ke module. Terdapat fitur USB untuk konektivitas mid in/out ke komputer yang dapat digunakan untuk penggunaan software vst seperti addictive drum, ezdrummer dan lain lain. Selain itu juga terdapt fitur USB khusus untuk flash disk untuk memudahkan proses import wav samples data, backup configuration, loading midi song tanpa perlu terkoneksi ke komputer. Sayangnya sampai saat ini belum ada Ipad/Iphone Apps untuk module DTX700, seperti yang disediakan pada seri DTX502 ataupun DTX400.

Untuk pengaturan volume, selain terdapat dedicated volume control untuk headphones dan master/speaker out, juga terdapat 6 slider volume control terpisah untuk kick, snare, tom, cymbal, hi-hat dan metronome. Sehingga penyesuaian komposisi volume lebih mudah di atur secara instan dibanding seri dibawahnya yang harus masuk ke menu yang agak dalam untuk mengakses pengaturan volume per pad.

Sound Quality

Dari 1268 suara yang terdapat pada DTX700K, jenis suaranya diantaranya adalah 251 snare, 120 kick, 165 tom, 95 cymbal, 91 hihat, 436 percussion dan 110 effect. Jumlah preset kit yang ada di DTX700 ada 60, dimana 50 preset kit sudah terkonfigurasi dan 10 preset kit untuk user membuat sendiri kit dari koleksi jenis suara yang ada. Adapun 50 preset kit yang sudah terkonfigurasi tersebut juga dapat di customisasi. Untuk suara hihat pada module DTX700 lebih detail dibanding seri dibawahnya, dimana pada DTX502 kondisi suara hihat berupa open-halfopen dan closed, sedangkan pada DTX700K kondisi closed soundnya bisa lebih bervariasi dimana semakin keras hihat pedal ditekan maka pitch suara hihat yang muncul akan berubah semakin tinggi seperti halnya pada hihat akustik.

Yamaha tidak memberikan spesifikasi secara resmi ada berapa velocity switch yang ada dalam setiap suara instrumen yang ada, namun jika diperhatikan dari suara yang keluar, kelihatannya ada sekitar 3-4 velocity switch samples suara. Velocity switch adalah perubahan samples suara yang digunakan untuk rentang kekuatan pukulan tertentu. Secara realnya jika suatu drum dipukul dengan pukulan pelan dan dengan pukulan keras, selain volume suaranya yang berubah, tone/karakter suaranya juga berubah. Jadi untuk mensimulasikan perubahan suara tersebut pada drum elektrik, harus ada beberapa samples suara yang di alokasikan untuk rentang velocity pukulan tertentu, misal samples untuk pukulan pelan, sedang, dan keras, sehingga terbentuk suara yang lebih dinamis. Untuk pemanfaatan modulenya secara lebih maksimal, module DTX700 dapat mengimport samples suara dari luar baik samples mono ataupun stereo, dan pada module DTX700 terdapat fitur layering max 4 layer suara dan alokasi samples untuk velocity tertentu. Jadi dari fitur fitur tersebut pengguna dapat juga membuat sound kit menggunakan samples external dengan 4 velocity switch samples suara sehingga terdengar lebih realistis.

Konfigurasi Pad / Feel & Playability

DTX700K menggunakan konfigurasi pad/cymbal yang sama persis dengan DTX562 dimana snare yang digunakan snare XP80 (3 Zone, 8 inch TCS Pad) dan tom yang digunakan XP70 (single zone, 7 inch TCS Pad). TCS adalah singkatan dari Textured Cellular Silicone, ini adalah material silikon khusus yang dikembangkan yamaha untuk drum elektrik DTX yang memiliki karakteristik feel menyerupai drum akustik dimana tidak seperti halnya pad karet yang karakternya keras dan bouncenya kurang ataupun mesh pad yang karakter bouncenya agak berlebih, menurut saya material TCS ini memiliki karakter bounce yang pas dan tidak keras. Kelemahannya dibanding mesh pad seperti yang digunakan pada merk lain adalah tegangannya tidak bisa di adjust.

Untuk kickpadnya masih sama seperti kickpad seri DTX522-562, masih menggunakan KP65 yang ukurannya terbilang masih bisa untuk mengakomodasi double pedal namun pas pasan.

Untuk hihat yang digunakan menggunakan tipe Real Hi-Hat Motion dimana cymbal hihat bergerak keatas-bawah sesuai injakan pedal hihat sehingga terasa lebih real seperti pada hihat akustik. Cymbal hihat yang digunakan RHH135 (13 inch, dual zone) plus stand hihat akustik HS650A.

Untuk Crash cymbal dan Ride menggunakan Cymbal PCY135, Cymbal berukuran 13 inch dengan 3 zone (edge , bow, cup ) dan chokeable (menghentikan suara cymbal yang sedang bunyi dengan memegang pinggiran cymbal).

Kesimpulan

Recommended !
Walaupun DTX700K sebagai varian terendah dari  DTX700 Series, konfigurasi pad yang disertakan tidak memanfaatkan secara optimal fitur yang ada pada modulenya dimana dukungan port tom 3 zone pada module tidak dapat dinikmati oleh pengguna DTX700K karena tom pad yang digunakan bertipe single zone. Namun secara keseluruhan feel / playbilitynya dapat dinilai cukup baik dan memiliki variasi upgrade path yang luas, dimana masih ada 3 slot kosong untuk pad/cymbal, dan karena pengguna tidak memanfaatkan zone2/zone3 pada tom karena tom yang digunakan bertipe single zone maka ada potensi 6 tambahan slot kosong lagi. Zone 2 dan 3 dari masing masing tom dapat dimanfaatkan untuk digunakan pada tom/cymbal single zone dengan menggunakan alat 3 zone splitter (alat non official yang artechmusic kembangkan untuk mensplit satu port 3 zone menjadi 3 port single zone). Jadi untuk pengguna yang menyukai setup drum dengan banyak cymbal/tom, hal ini sangat memungkinkan untuk di implementasikan di DTX700K tanpa harus menggunakan dual module drum.

DTX700K

8.6

Sound Quality

8.5/10

Feel/Playability

8.5/10

features

8.5/10

Price vs Value

9.0/10

Pros

  • Port 3 zone pada module mencukupi
  • Sound module bagus
  • 64MB Flash Rom untuk import sound
  • Price vs value baik

Cons

  • Tidak tersedia varian DTX700 yang menggunakan kickpad KP100

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *