Yamaha DGX-660 Review – Recommended Portable piano

DGX-660B

Yamaha melaunch produk portable piano DGX-660 pada februari 2016 sebagai penerus dari DGX-650 yang cukup banyak diminati karena fiturnya yang tergolong komplit dengan harga relatif terjangkau. Sebagai penerus DGX-650, DGX-660 memiliki semua fitur yang ada pada DGX-650 sehingga untuk review detailnya anda juga bisa membaca review mengenai DGX-650 (baca: Review Yamaha Portable Piano DGX-650 ) ditambah fitur fitur baru.

Ada penambahan 4 fitur utama pada DGX-660 dibanding DGX-650 diantaranya: Mic input, Piano Room, Wireless Conectivity dan upgrade max polyphony dari 128 menjadi 192.

  1. Mic Input
    DGX-660 Mic Setting

    DGX-660 Mic Setting

    Terdapat port 1/4 inch dengan dedicated gain knob pada bagian belakang DGX-660 sehingga pengguna dapat mengatur volume langsung secara fisik dengan memutar knobnya. Melalui tombol mic setting pengguna dapat mengatur mic melalui menu dimana user dapat meng on/off kan mic, mengatur Volume, Pan, efek reverb, efek chorus.

    Selain itu terdapat juga fitur noise gate untuk meng-cut input signal mic yang kurang dari nilai yang ditentukan , dan terdapat juga fitur compressor dan 3 band EQ. Fitur fitur tersebut akan sangat membantu untuk mengkonfigurasikan supaya output suara yang dihasilkan dari mic menjadi optimal.

  2. Piano Room
    DGX-660 Piano Room

    DGX-660 Piano Room

    Piano Room adalah mode khusus untuk mengoperasikan DGX-660 sebagai Piano. Dimana fitur fitur pengaturan piano dikemas dalam satu layar sehingga pengoperasiannya menjadi jauh lebih user friendly. Fitur piano room sebelumnya hanya ada pada produk high end yamaha Clavionva CVP series.
    Di dalam mode piano room,  pengguna dapat memilih 4 tipe tone piano (Concert Grand, pop grand, warm grand, honky tonk), 4 type environment room yang mempengaruhi efek reverb yang dihasilkan (concert hall, recital hall, stage, room, off) dan 3 posisi lid/cover piano yang akan mempengaruhi tingkat brightness dari suara piano yang dihasilkan (Open, Half, Closed Lid)

  3. Wireless Connectivity ke IOS device (Iphone/Ipad)
    Untuk memanfaatkan fitur wireless connectivity diperlukan perangkat usb wireless yamaha UD-WL01, sayangnya perangkat tersebut tidak dipasarkan di indonesia sehingga fitur wireless ini bisa dianggap tidak bermanfaat. Salah satu fungsi yang bisa dimanfaatkan jika sekiranya UD-WL01 tersedia adalah penggunaan aplikasi yamaha chord tracker di ipad/iphone yang fungsinya untuk menstreaming secara wireless koleksi lagu yang ada di itunes milik pengguna untuk display di DGX-660 dan juga menganalisa chord progression dari lagunya untuk di transfer ke DGX-660 untuk di play menggunakan koleksi styles yang ada pada DGX 660.
  4. Max polyphony 192 notes
    Max polyphony adalah jumlah maksimum suara yang bisa di keluarkan secara bersamaan. Sebelumnya pada DGX-650 nilai max polyphony notes nya sebesar 128 notes, Jumlah ini sebenarnya sudah cukup besar jika penggunaannya hanya untuk piano saja, Namun mengingat seri DGX juga memiliki fitur styles/accompaniment ditambah fungsi layering sound yang menyebabkan jumlah polyphony notes yang di butuhkan memang lebih banyak.

Selain 4 tambahan utama tersebut dgx-660 juga mendapatkan beberapa minor upgrade jumlah sound dan styles. Dimana pada seri DGX650 terdapat 147 voices utama, pada DGX-660 terdapat sedikit penambahan menjadi 151 voices dimana keempat tambahan suara tersebut diantaranya: piano: Live! Studio Grand, Strings: Sweet! Violin, Saxophone: Sweet! Alto Sax, Flute: Sweet! Classical Flute. Sedangkan Drum/SFX Kits tidak ada penambahan dan XGlite sound bertambah dari 381 menjadi 388 voices.

Untuk styles terdapat 10 penambahan dari sebelumnya 195 menjadi 205 styles.

Bobot DGX-660 juga mengalami sedikit pengurangan menjadi 21 kg (tanpa stand) dimana sebelumnya pada seri DGX-650 berbobot 22.5kg.

Kesimpulan

Dengan masih tetap membawa kualitas suara piano dari DGX-650 yang cukup baik, yamaha menambahkan fitur piano room sehingga memudahkan pemain untuk mengkonfigurasikan detail suara piano dengan cepat dan user friendly. Penanaman fitur mic input walaupun tidak disertai fitur vocoder seperti pada kelas clavinova, namun bisa dibilang digarap oleh yamaha cukup serius dengan fitur fitur yang cukup lengkap baik efect, compressor, noise gate sehingga hasil output dari mic bisa dapat optimal, sedangkan fitur wireless connectivity ke ios device, menjadi penambahan fitur yang sia sia karena perangkat usb UD-WL01 nya tidak di pasarkan di indonesia.

DGX-660 menurut saya sangat recommended untuk  kategori portable digital piano dengan harga terjangkau.

DGX-660

7.9

Sound Quality

8.0/10

Feel/Playability

7.0/10

Features

8.2/10

Price vs Value

8.5/10

Pros

  • Sound Natural! Grand Piano bagus
  • Piano Room
  • Mic Input
  • Fungsi Lesson baik menggunakan koleksi song internal ataupun dari external midi song
  • Fitur keyboard, bisa import styles

Cons

  • UD-WL01 untuk wireless connectivity dan Optional 3 pedal LP7A sulit didapatkan di indonesia

1 comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *