Yamaha P45 Review – Portable Digital Piano Entry Level

Yamaha digital Piano P45

Digital Piano P45 sebagai produk digital piano entry level penerus dari P35. Dibandrol dengan harga pasaran di kisaran 5 juta an membuat produk ini menjadi produk digital piano dengan harga termurah di jajaran digital piano yang dikeluarkan oleh Yamaha. Dimensi P45 dapat dibilang sangat compact dengan ukuran hanya  132 x 29 x 15cm dan berat hanya  11.5kg.

Sound

Yamaha P45 menggunakan sound engine AWM Stereo sampling dengan total  10 Suara ( 2 Suara Grand Piano, 2 suara Elektrik Piano, 2 suara organ, 1 suara string, 2 suara harpsichord, dan 1 suara vibraphone ) . Sound engine yamaha P45 memiliki 64 max polyphony notes, yang artinya dapat membunyikan 64 notes secara bersamaan, jumlah ini 2x lebih banyak dari pendahulunya P35. Walaupun untuk ukuran saat ini 64 max polyphony notes tidak bisa dibilang besar karena rata rata digital piano saat ini memiliki 128 polyphony, Namun sebagai digital piano yang di tujukan untuk entry level, jumlah maksimum 64 notes bisa dibilang mencukupi dan tidak menjadi kendala bagi pemain piano beginner dan intermediate. Jika dibandingkan dengan produk entry level sejenis seperti casio CDP 130 yang hanya memiliki 48 max polyphony, maka dalam hal ini bisa di bilang P45 lebih unggul.

Unit digital piano ini sudah dilengkapi dengan dua internal speaker 12cm 6 watt ( total 12 watt). Karakter suara grand piano yang keluar menurut saya terdengar cukup bagus, dan natural. Perubahan warna  suara dan volume  pada saat bermain pelan  dan keras terdengar cukup smooth namun menurut saya terasa sedikit kurang lebar rentang perubahan tonal /warna suaranya. Untuk internal amplifier dan speaker internal yang digunakan cukup kecil membuat tone frekuensi rendahnya kurang dapat keluar dengan sempurna. Gejala seperti ini tidak hanya terjadi pada P45 namun umum terjadi pada digital piano entry level lainnya dengan internal amplifier/speaker yang kecil. Dengan menggunakan tambahan speaker monitor external suara yang dikeluarkan dapat lebih optimal. Sayangnya port audio out yang tersedia pada unit ini hanya satu port saja yang bisa digunakan untuk phones atau external speaker dimana otomatis internal speaker akan nonaktif jika jack phones/external speaker di colokkan di port tsb (tidak ada opsi untuk tetap menghidupkan internal speaker), Jadi untuk penambahan external speaker harus berupa speaker set lengkap, tidak dapat berupa subwoofer saja untuk menghandle frekuensi rendah yang tidak dapat terhandle dengan optimal pada internal speakernya.

Untuk variasi nuansa suara yang dihasilkan, tersedia juga 4 pilihan efek reverb (Room, Hall1, Hall2, Stage, off)

Feel/Playability

P45 memiliki 88 key weighted action dimana tutsnya disebelah kiri lebih berat dan semakin ke kanan semakin ringan seperti halnya pada piano akustik. Spesifikasi key action yang digunakan adalah Yamaha GHS (Graded Hammer Standard) dengan material permukaan key plastik licin sama seperti digital piano entry level yamaha lainnya seperti DGX series dan Arius YDP.  Untuk touch sensitivitynya tersedia 4 pilihan sensitivity level (Fixed, soft, medium, hard)

Di dalam paket box Piano Yamaha P45 sudah disertakan sustain pedal standard (on – off function). P45 support untuk half pedaling function dengan menggunakan pedal sustain FC3A

Fitur

Walaupun Fitur pada digital piano yamaha P45 bisa terbilang sangat basic, namun untuk keperluan murni permainan piano, fitur yang disediakan sudah sangat mencukupi.  Untuk interfacenya hanya tersedia satu tombol dengan nama GrandPiano/Function, dimana tombol tersebut jika ditekan sendirian akan men set suara ke suara grand piano, dan tombol tersebut juga dapat digunakan untuk menset berbagai fungsi/setting dengan menekan tombol tersebut disertai kombinasi tuts pada keyboard.  Sebagian fungsi umum tertera labelnya pada key, misal untuk menset suara E.Piano1 , tinggal menekan tombol function + Tuts D0 dimana tertera labelnya E.Piano1. Namun tidak semua fungsi  tertera labelnya. Untuk memanfaatkan fungsi  fungsi yang ada secara optimal, anda harus mempelajarinya di buku petunjuk yang disediakan.

P45 sudah mendukung fitur layer untuk membunyikan 2 voices secara bersamaan, penerapannya pada umumnya dipakai untuk membuat suara piano + string, Balance volume layer juga bisa di adjust sesuai selera, namun menurut saya  karakter suara string yang tersedia (hanya 1) attacknya terlalu cepat, untuk piano + string lebih cocok jika karakter attack pada suara stringnya lambat (slow string). Selain itu terdapat fitur playing duo, dimana key piano dapat di bagi menjadi dua bagian kiri dan kanan dengan masing masing memiliki rentang oktaf yang sama, biasanya di manfaatkan untuk bermain piano berdua. Namun pada P45 tidak terdapat fitur split dimana umumnya dimanfaatkan untuk bermain piano dengan bagian kiri voices bass, dan bagian kanan voices piano.

Terdapat fitur metronome yang dapat di adjust terpisah volume metronomenya dengan cukup mudah.  Selain itu juga terdapat fitur Transpose dan Fine tunning.

Untuk Port MIDI, tersedia satu port USB to Host yang dapat digunakan untuk terkoneksi ke IPAD/komputer.

 

Kesimpulan

Digital piano Yamaha P45 sangat cocok dijadikan pertimbangan untuk pemain piano beginner/intermediate dengan budget terbatas yang hanya mengutamakan fitur fitur piano saja. Dengan tidak disematkannya fitur fitur ekstra seperti voices voices instrument lain atau rhythm/styles membuat bandrol harganya menjadi cukup menarik. Dimensinya yang kompak dan ringan sehingga mudah dibawa bawa juga bisa jadi nilai plus tersendiri.

Yamaha Portable Digital Piano P45

7

Sound Quality

7.0/10

Feel/Playability

7.0/10

Features

6.0/10

Price vs Value

8.0/10

Pros

  • Harga relatif terjangkau
  • Ringan
  • Individual Metronome Volume

Cons

  • Port Audio Out hanya Satu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *